Sunday, February 17, 2013

Suci

Aaaaah ini tulisannya kena' bangettttt... dari page nya bibib

****************************
 
yang memferdebatkan soal hari valentin, ini ana bagikan tulisan dari seorang laskar soal istiqamah dalam menolak froduk - froduk dan budaya - budaya tafir C;)>

__________________________________________


Bismillah, Kita harus istiqamah (yuk kita konsisten, konsisten kok setengah-setengah, malu dong kalau gak konsisten, mosok sih setengah-setengah dalam membid'ahkan sesuatu) dalam semua hal terkait bid'ah agar kita tidak digebug di neraka nanti, mulai sekarang ayo:

> jangan memakai kalender masehi, karena itu bikinan manusia kafir, memakai kalender masehi berarti menyetujui gelar mesiah (juru selamat), jangan gunakan hari minggu tapi ahad biar barakah

> Semua hari bikinan manusia untuk memperingati sesuatu, yang seharusnya bisa diperingati setiap hari. Dan juga hari nasional bisa jadi haram. Maulud nabi apalagi yang berlebihan saja bid'ah, apalagi yang dibuat manusia untuk memperingati kegiatan manusia.

> buat temen-temen yang berbisnis menggantungkan google (mesin pencarian, periklanan google, dsb) bisa haram hukumnya, karena kita tahu bahwa google memiliki saham GOOG di nasdaq, saham GOOG ini tidak sesuai hukum ekonomi Syariah terdapat riba dari investor-investor yang ada disana. Nasdaq ini sarangnya Kapitalis dengan riba terbesar terdapat disana. Secara tidak langsung kita menyokong kegiatan mereka. Lagian dua pembuat Google (larry page dari kecil tak diajarkan agama dan sergei brin) adalah keturunan Yahudi.

> jangan menggunakan facebook untuk dakwah karena sebenarnya pendiri facebook diantara lain: 1 Yahudi (Mark Zuckerberg), 1 Gay (Chris Hughes), 2 kapitalis pemuja sistem riba (Eduardo Saverin dan Dustin Moskovitz)

Soal yahudi dan memimpin pikiran kita secara terselubung:
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nashrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang dzalim.” [QS al-Ma’idah 5:51]

Kita tahu budaya internet adalah budaya orang kafir. Ditemukan oleh orang kafir, terlebih banyak yahudi terlibat disana. Misalnya google dan facebook.

Soal berfacebook ria, sebenarnya kita melakukan tasyabbuh

Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk mereka (kaum tersebut).” (HR. Abu Dawud dari Abdullah bin ‘Umar c dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani tdalam Shahih Al-Jami’, no. 6149)

“Barangsiapa yang loyal kepada mereka maka sesungguhnya dia termasuk dari mereka.” (Al-Maidah: 51) (Iqtidha Ash-Shiratil Mustaqim, 1/241)

Yang terakhir:
> Stop Gunakan Rupiah! Karena di setiap rupiah yang kita punya terdapat riba disitu. Dimana Bank Indonesia adalah jenis bank yang taat peraturan Bank dunia, mengadopsi bunga, semua bank konvensional di Indonesia tunduk pada BI. Naudzubillahimindzalik, kita akan digebug di neraka karena menggunakan Rupiah, mari kita buang rupiah kita

Ini bukanlah status picik. Ini adalah status syariah. Walaupun saya menggunakan media facebook. Alhamdulillah

Akhirussalam,wassalamu'alaikum


**********************************

Saya tambahin juga, buat yang punya komputer dan gadget, ga boleh pake software bajakan lho. Ngebajak itu kan mempergunakan software tersebut tanpa seijin dari si pembuat software. Dosa, haha. Nah lo, Nah lo. Harus pake yang asli semuanya, beli serial numbernya, dll. Mamam.

Thursday, February 14, 2013

Membenci, memusuhi dan mengutuk

Mungkin di belahan dunia sana, terdapat sekelompok orang yang setiap waktu nya dihabiskan dengan membenci, memusuhi dan mengutuk sesuatu. Dan "katanya" sikap tersebut adalah sikap yang "BENAR"

Oh man, apakah mereka itu sepenuhnya sadar akan sikap mereka? Sejak kapan membenci itu jadi perbuatan baik dan sikap yang sangat disarankan?

Hidup terlalu singkat untuk membenci atau memusuhi sesuatu. Apa jangan-jangan, hati mereka telah tertutup oleh kebencian yang dalam? atau telah teracuni dengan virus benci?

Suatu saat di hari jumat, saya pernah mendengarkan orang yang mengkampanyekan kebencian. Lalu, yang saya lakukan adalah segera keluar dari tempat itu. Buat apa kita mendengarkan orang yang mengajak kita membenci sesuatu. Got my point?

Sudah saat nya kita menjunjung perdamaian dan menghormati perbedaan.

Coba tanya pada mereka, kenapa kita berbeda?
Apakah saya me-request diri saya menjadi seperti ini? Apakah mereka me-request diri mereka menjadi seperti itu?

Apakah kita bisa memilih lahir di negara mana, dengan orang tua yang bagaimana, dengan rupa seperti apa, peruntungan yang bagaimana? Apakah kita bisa memilih?

Orang beragama mungkin bilang, ini kehendak Tuhan.
Ya! Tuhan menghendaki perbedaan.
Lalu kenapa manusia membeda-bedakan dan membenci perbedaan?
That's the question of life.

Sekali lagi, hidup terlalu singkat untuk dilalui jika kita membenci, memusuhi dan mengutuk sesuatu.
Terlalu banyak warna yang indah dibanding warna hitam dan putih.

nb : terlalu fanatik terhadap sesuatu itu norak banget lho.